Evakuasi Trigana Air Telah Selesai, Bandara Halim Kembali Dibuka

Pesawat Trigana Air tergelincir di Bandara Halim Perdakusuma, Jakarta Timur. (Tangkapan layar CNN Indonesia)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Jakarta – Proses evakuasi pesawat kargo Trigana Air Boeing 737-500 yang tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur telah selesai, Minggu (21/03/2021). Hingga kini pihak bandara masih melakukan pembersihan landasan pacu.

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Halim Perdakusuma, Marsma TNI Bambang Gunarto menjelaskan, badan pesawat yang tergelincir sudah dibawa ke tempat aman.

“Sebetulnya jam 4 ini bandara sudah bisa digunakan, tetapi baru kembali dibuka besok pagi,” ujarnya.

Hal ini karena landasan pacu perlu dibersihkan sampai benar-benar tidak ada lagi material dari pesawat tersebut. Selain itu, landasan juga langsung ditambal dengan aspal.

READ  Tes Urine Negatif, Jennifer Jill Jadi Tersangka Kasus Narkoba

Pesawat kargo Trigana Air dengan nomor registrasi PK-YSF itu dipotong menjadi tiga bagian, yakni kepala, badan, dan ekor. Hal tersebut dilakukan agar memudahkan proses evakuasi. “Pemotongan setiap bagian pesawat itu membutuhkan waktu sekitar 3 – 4 jam,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya mengeluarkan avtur dari tangki pesawat guna mencegah kebakaran karena pemotongan badan maskapai Trigana Air tersebut. Bagian sayapnya juga tidak dipotong, sebab khawatir terdapat sisa-sisa bensin.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah memastikan kotak hitam atau black box pesawat masih utuh. Hingga kini KNKT masih mengecek isi black box tersebut.

Sebelumnya, pesawat kargo Trigana Air Boeing 737-500 tergelincir hingga keluar landasan ketika mendarat sekitar pukul 11.26 WIB di Bandara Halim Perdana Kusuma pada 20 Maret 2021. Insiden terjadi setelah melakukan prosedur return to base atau kembali ke bandara asal keberangkatan.

Namun, insiden tergelincirnya pesawat yang dipiloti Kapten Marsa bersama seorang co-pilot, serta membawa satu flight operations officer (FOO) dan satu teknisi itu tidak memakan korban jiwa. (CNC/IJS)

READ  Dapat Dana 9 Miliar, Museum SBY-Ani Jadi Sorotan Publik  

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Leave a Replay